Nilai tukar rupiah terhadap dolar Amerika Serikat (AS) pada perdagangan Senin (13/6/2022) pagi melemah dibandingkan perdagangan sebelumnya. Diketahuibahwanilai rupiah langsungjeblok 0,34% level Rp 14.600/US$. Faktor penyebab terbesar atas pelemahan ini berasal dari eksternal, yaitu Amerika Serikat (AS). Data terbaru menunjukkan inflasi berdasarkan consumer price index (CPI) pada Mei 2022 melesat 8,6% year-on-year (yoy). Inflasi tersebut naik dari bulan sebelumnya 8,3% (yoy) dan menjadi rekor tertinggi sejak 1981.Kemudian inflasi inti yang tidak memasukkan sektor energi dan makanan naik 6% (yoy). Secara bulanan (month-to-month/mtm) inflasi naik 1% dan inflasi inti 0,6% (mtm). Rilis inflasi tersebut membuat bank sentral AS (The Fed) akan tetap menaikkan suku bunga dengan agresif di tahun ini. Bahkan pasar melihat ada peluang The Fed menaikkan suku bunga hingga 75 basis poin saat pengumuman kebijakan moneter Kamis, 16 Juni 2022 nanti."Dengan angka inflasi AS yang meningkat tersebut, pelaku pasar mulai khawatir Fed akan menaikan fed fund rate 75 bps, dimana ini akan menciptakan surprise, karena pasar sebelumnya hanya mem-price in hanya 50 bps," ungkap Kepala Departemen Kebijakan Ekonomi dan Moneter Bank Indonesia (BI), Edi Susianto dikutip dari CNBC Indonesia, Senin, 13 Juni 2022.Pekan ini, investor global akan disibukkan dengan rilis data ekonomi penting, di antaranya rilis Indeks Harga Produsen (Producer Price Index/PPI) per Mei, penjualan rumah AS per Mei, keputusan The Fed terhadap suku bunga acuannya dan proyeksi arah ekonomi. Ekonom Bank Mandiri Faisal Rachman kepada CNBC Indonesia melihat situasi ini hanya bersifat temporer. Kepanikan akan mereda apabila the Fed memberikan kepastian dan kemudian rupiah berpotensi menguat kembali. Faisal juga menambahkan bahwa ada peluang pada akhir tahun nilai rupiah bisa menguat. 
Berikut pergerakan dolar AS melawan mata uang utama Asia di pertengahan perdagangan hari ini.

Mata Uang         KursTerakhir         %Perubahan

USD/CNY               6,737                    0,43%
USD/HKD               7,849                    0.01%
USD/IDR               14.660                    0.76%
USD/INR               78,195                    0.10%
USD/JPY                 134,9                     0.36%
USD/MYR              4,413                     0.30%
USD/SGD              1,3902                    0.19%
USDTHB                34,78                     0.17%
USD/TWD             29,747                    0.30%